Sakit Hati?? Sakit memang

Pernahkah kalian sakit hati,pasti hampir semua pernah merasakan sakitnya rasa itu, rasa yang sangat miris, rasa yang membuat orang bunuh diri,tapi semoga saja rasa ingin bunuh diri ato hal2 yang negatif bisa sirna,berikut yang membuat sakit hati.
Dulu yang awalnya manis,jika berakhir uda ga ada rasa yang ada hanya rasa pahit dan sakit.

Pusatnya ada Di Otak Kita.

Anterior Cingulate Cortex adalah sebuah perasaan patah hati/sakit hati yang belum juga bisa hilang.  ACC ini letaknya di bagian otak depan dan yang bertanggung jawab memberikan rasa sakit terhadap tubuh setiap kali merasa terkucilkan dalam lingkungan sosial. ACC ini juga merupakan bagian otak yang aktif jika fisik kamu merasakan sakit, seperti dicubit. Hal yang wajar kehilangan barang saja ACC bereaksi, apalagi ditinggal kekasih hati ya kan. Secara fisiologis hal ini menunjukan betapa kita manusia sangat membutuhkan hubungan sosial. Nah, mengingat ACC ini juga merupakan bagian otak yang aktif kalo fisik kamu merasakan sakit, jadi rasa sakit yang ditimbulkan sama patah hati ini juga beneran.

Pelajaran: Kenapa Patah Hati Rasanya Sakit

Warna orange merupakan ACC yang membuat hati menjadi sakit.

Banyaknya Tahapan Yang Mesti Dilewatin.

Jika ACC reaksi fisiknya, berikut reaksi psikisnya. Namanya Proses Grieving. Isinya antara lain ketidakstabilan emosional (emotional rollercoaster), kognitif (cara berpikir / perubahan cara pandang) dan perilaku. Tahapan yang harus kita lewati supaya bisa melangkah maju dari kelamnya masa lalu bersama  mantan adalah :

1. Denial/Penyangkalan

Ini adalah tahap pertama, dimana kamu masih menyangkal kejadian yang baru kamu alami. Rasanya masih gak percaya gitu, belum bisa menerima kenyataan. Jadi masih suka cubit-cubit diri sendiri gitu.

2. Anger/Kemarahan.

Ini adalah ketika kamu ngerasa diinjak-injak dan tiba-tiba kamu jadi kesel dan benci banget sama situasi yang menimpa kamu. Kalo ini hubungannya sama mantan, ya benci banget sama si mantan.

Contoh kasus :

Dimana tiba-tiba kamu mulai menyusun banyak ide balas dendam di otak kamu. atau ingin maki dirinya.

3. Bargaining/Penawaran.

Ini adalah tahap dimana kamu merasa balas dendam kamu tidak ada gunanya, terus kamu mulai ganti strategi, yaitu dengan berusaha jadi lebih baik gitu. Lebih baik karena ada maunya gitu.

Contoh kasus :

Merubah penampilan dan perilaku seperti yang diharapkan oleh si mantan dulu waktu masih pacaran. Dengan harapan dia bisa melihat perubahan kamu dan mau balikan lagi.

4. Depression.

Kamu mulai merasa terlalu sedih sampai udah gak bisa liat lagi apa gunanya terus beraktifitas seperti biasa. Cadangan rasa bahagia kamu karena ada orang yang sayang dan peduli sama kamu sudah habis. Kamu mulai menangis terus tidak terkendali dan lupa caranya tersenyum dan tertawa..

Contoh kasus :

Tidak ada keinginan makan, susah tidur, tidak konsen mengerjakan apa-apa, maunya sendirian aja di kamar, matiin lampu. .

5. Acceptance.

Pada tahap ini, kamu sudah gak tau lagi apa yang dapat dilakukan untuk membuat perasaan jadi lebih baik. Ibaratnya mau marah juga udah gak bisa dan gak tau ke siapa lagi, mau nawar nawar juga udah gak ngerti caranya gimana, jadi kamu terima aja keadaan kayak gini. Kamu akhirnya mulai menjalani kehidupan kamu seperti biasa.

Contoh kasus :

Kamu bangun pagi, lihat matahari dan tiba-tiba aja merasa semua bisa dijalanin.

patah hati emang sesuatu yang serius. Bisa mengakibatkan kematian kalau tidak tertangani dengan baik. Tahapan diatas bisa berbeda-beda bagi setiap orang, rentang waktunya juga. Ada yang bisa berlama-lama di tahap anger tapi langsung loncat ke acceptance. Atau ada juga yang ga pernah sampe ke tahap acceptance tapi terus aja muter balik ke denial. Hati emang penuh misteri. Tapi paling gak dengan baca artikel ini, kamu jadi tau kan kenapa dinamakan patah hati? Karena rasa sakitnya nyata. Pedih.

Pilihan Hati

Aku tak pernah merasakan sakit hati yang begitu dalam seperti sekarang, aku pernah mengalami sakit hati tapi tidak seperti ini, sakit hati ini bnr2 dari lubuk hati yang sangat,sangat,sangat dalam..